Hitung stok tersedia dari saldo awal, barang masuk, dan barang keluar.
Argumen
B2: stok awal; C2: barang masuk; D2: barang keluar, semuanya dalam unit yang sama.
B2120C235D248
Contoh
=B2+C2-D2
Hasil: 107
Gudang memiliki 120 buku, menerima 35 buku, lalu mengirim 48 buku. Rumus di F2 menghasilkan 107 buku. Saldo akhir ini menjadi pembanding saat stok opname; catat retur dan barang rusak sebagai transaksi terpisah sesuai proses gudang.
Jangan mencampur dus dan satuan. Hasil negatif menandakan data atau waktu pencatatan perlu diperiksa, bukan stok fisik yang sah.