ListrikSMA
Rumus Hukum Ohm
V = I·R
Tegangan sebanding dengan arus dan hambatan.
Vbeda potensial (V)
Iarus (A)
Rhambatan (Ω)
Kapan dipakaiHukum Ohm dipakai untuk menghitung hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan dalam suatu rangkaian listrik, misalnya menentukan besar arus yang mengalir pada lampu jika tegangan dan hambatannya diketahui. Hukum ini adalah dasar paling fundamental dalam analisis rangkaian listrik sederhana.
Contoh soal
Hambatan ohmik 5 Ω dialiri arus 2 A.
- V = IR
- V = 2 × 5 = 10 V
Beda potensialnya 10 V.
Kesalahan yang sering terjadiKesalahan paling umum adalah tertukar posisi variabel saat menyusun ulang rumus untuk mencari I atau R, misalnya menuliskan I = VR alih-alih I = V/R. Kesalahan lain adalah menerapkan hukum ini pada komponen yang tidak ohmik (hambatannya berubah-ubah), seperti bohlam pijar pada suhu sangat tinggi.