← Kembali ke semua rumus
Aritmetika SosialSMA

Rumus Bunga Majemuk

A = P(1+i)ⁿ
Bunga majemuk dihitung dari modal beserta bunga yang telah terbentuk.
Anilai akhir
Pmodal awal
ibunga per periode
nbanyak periode
Kapan dipakaiBunga majemuk dipakai untuk menghitung nilai akhir tabungan atau investasi yang bunganya turut dihitung dari bunga periode sebelumnya, bukan hanya dari modal awal, misalnya tabungan bank atau deposito. Konsep ini menjelaskan mengapa uang bisa tumbuh jauh lebih cepat dalam jangka panjang dibanding bunga tunggal.
Contoh soal
Modal Rp1.000.000, 10% per tahun dimajemukkan tahunan, 2 tahun, tanpa biaya.
  1. A = 1.000.000(1 + 0,10)²
  2. A = 1.000.000 × 1,21
Saldo akhir Rp1.210.000, bunga Rp210.000.
Suku bunga i dalam desimal per periode pemajemukan. n harus memakai periode yang sama; contoh mengabaikan biaya dan pajak.
Kesalahan yang sering terjadiKesalahan paling umum adalah menggunakan rumus bunga tunggal (B = M×i×t) padahal soal sebenarnya meminta bunga majemuk yang bertambah secara berlipat setiap periode. Kesalahan lain adalah lupa menyamakan periode bunga i dengan satuan waktu n, misalnya bunga per tahun tetapi n dihitung dalam bulan tanpa dikonversi.
IklanRuang iklan