← Kembali ke semua rumus
GerakSMA

Rumus Jangkauan Horizontal Proyektil

R = v₀² sin 2θ/g
Jangkauan proyektil pada ketinggian awal dan akhir sama bergantung pada sudut peluncuran.
Rjangkauan
v₀kecepatan awal
θsudut
ggravitasi
Kapan dipakaiJangkauan horizontal proyektil dipakai untuk menghitung seberapa jauh suatu benda yang dilempar akan mendarat, misalnya jarak tempuh peluru meriam atau bola yang ditendang dengan sudut tertentu. Jangkauan maksimum dicapai ketika sudut lemparnya tepat 45°, dengan asumsi hambatan udara diabaikan.
Contoh soal
v₀ = 10 m/s, θ = 45°, g = 10 m/s²; tinggi awal dan akhir sama, tanpa hambatan udara.
  1. R = 10² sin 90°/10
  2. R = 100 × 1/10 = 10 m
Jangkauan horizontal 10 m.
Berlaku tanpa hambatan udara dan tinggi awal–akhir sama. Untuk v₀ tetap, jangkauan maksimum terjadi pada θ = 45°.
Kesalahan yang sering terjadiKesalahan paling umum adalah menggunakan sudut θ langsung tanpa mengalikannya dengan 2 di dalam fungsi sinus, padahal rumus ini memakai sin 2θ, bukan sin θ. Kesalahan lain adalah lupa mengkuadratkan kecepatan awal v₀.
IklanRuang iklan