← Kembali ke semua rumus
OptikSMA

Rumus Hukum Snellius

n₁ sin θ₁ = n₂ sin θ₂
Pembiasan cahaya mengikuti hubungan indeks bias dan sudut terhadap normal.
n₁,n₂indeks bias
θ₁,θ₂sudut datang dan bias
Kapan dipakaiHukum Snellius dipakai untuk menghitung arah pembiasan cahaya ketika melewati dua medium yang berbeda kerapatan optiknya, misalnya mengapa sedotan terlihat bengkok saat dicelupkan ke dalam air. Hukum ini menjadi dasar untuk memahami cara kerja lensa, prisma, dan serat optik.
Contoh soal
Cahaya dari udara n₁ = 1 ke kaca n₂ = 1,5, sudut datang 30° dari normal.
  1. sin θ₂ = (1/1,5)sin 30° = 1/3
  2. θ₂ = arcsin(1/3) ≈ 19,47°
Sudut bias sekitar 19,47° dari normal.
Kesalahan yang sering terjadiKesalahan paling umum adalah tertukar antara n₁ dan n₂ atau antara θ₁ dan θ₂, sehingga arah pembiasan yang dihitung menjadi terbalik. Kesalahan lain adalah lupa bahwa sudut θ diukur dari garis normal (tegak lurus permukaan), bukan dari permukaan bidang batas itu sendiri.
IklanRuang iklan