← Kembali ke semua rumus
Hukum Dasar KimiaSMA

Rumus Hukum Perbandingan Volume (Gay-Lussac)

pada suhu dan tekanan sama, volume gas yang bereaksi dan dihasilkan berbanding sesuai koefisien reaksi
Hukum ini menyatakan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi mengikuti perbandingan koefisiennya dalam persamaan reaksi setara.
V₁ : V₂perbandingan volume dua gas dalam reaksi, sama dengan perbandingan koefisiennya
Kapan dipakaiHukum ini dipakai untuk menghitung volume gas pereaksi atau produk dalam reaksi kimia tanpa perlu mengonversi ke mol terlebih dahulu, selama seluruh zat yang dibandingkan berwujud gas pada kondisi suhu dan tekanan yang sama.
Contoh soal
Reaksi H₂(g) + Cl₂(g) → 2HCl(g). Sebanyak 2 liter gas H₂ bereaksi sempurna.
  1. Perbandingan koefisien H₂ : Cl₂ : HCl = 1 : 1 : 2
  2. Volume Cl₂ = 1/1 × 2 L = 2 L; volume HCl = 2/1 × 2 L = 4 L
Dihasilkan 4 liter gas HCl dari 2 liter gas H₂.
Hukum ini hanya berlaku untuk zat berwujud gas yang diukur pada suhu dan tekanan yang sama; tidak berlaku untuk zat padat atau cair dalam reaksi yang sama.
Kesalahan yang sering terjadiKesalahan paling umum adalah menerapkan hukum ini pada zat yang bukan gas, misalnya air dalam wujud cair pada reaksi pembakaran, padahal hukum ini hanya berlaku untuk volume gas. Kesalahan lain adalah lupa menyamakan kondisi suhu dan tekanan seluruh gas yang dibandingkan, karena volume gas berubah jika suhu atau tekanan berbeda.
IklanRuang iklan