GasSMA
Rumus Hukum Boyle
P₁V₁ = P₂V₂
Pada suhu tetap, tekanan berbanding terbalik dengan volume.
P₁,P₂tekanan absolut sebelum dan sesudah
V₁,V₂volume sebelum dan sesudah
Kapan dipakaiHukum Boyle dipakai untuk menghitung hubungan tekanan dan volume gas pada suhu tetap, misalnya menjelaskan mengapa gas dalam suntikan semakin sulit didorong saat pistonnya ditekan lebih jauh. Hukum ini menunjukkan bahwa tekanan dan volume gas berbanding terbalik selama suhu dan jumlah gasnya tidak berubah.
Contoh soal
Gas berjumlah tetap pada suhu tetap: P₁ = 100 kPa, V₁ = 2 L, V₂ = 1 L.
- P₂ = P₁V₁/V₂
- P₂ = 100 × 2/1 = 200 kPa
Tekanan akhir 200 kPa.
Kesalahan yang sering terjadiKesalahan paling umum adalah menerapkan hukum ini pada kondisi yang suhunya juga berubah, padahal hukum Boyle hanya berlaku jika suhu benar-benar konstan. Kesalahan lain adalah mengira tekanan dan volume berbanding lurus, padahal keduanya berbanding terbalik.