← Kembali ke semua rumus
GasSMA

Rumus Hukum Gay-Lussac

P₁/T₁ = P₂/T₂
Pada volume tetap, tekanan gas sebanding dengan suhu mutlak.
P₁,P₂tekanan absolut sebelum dan sesudah
T₁,T₂suhu sebelum dan sesudah dalam K
Kapan dipakaiHukum Gay-Lussac dipakai untuk menghitung hubungan tekanan dan suhu gas pada volume tetap, misalnya menjelaskan mengapa tekanan ban kendaraan meningkat setelah menempuh perjalanan jauh karena suhu udara di dalamnya naik. Hukum ini menunjukkan bahwa tekanan gas berbanding lurus dengan suhu mutlaknya selama volume dan jumlah gasnya tidak berubah.
Contoh soal
Gas berjumlah tetap, volume tetap: P₁ = 100 kPa, T₁ = 300 K, T₂ = 600 K.
  1. P₂ = P₁T₂/T₁
  2. P₂ = 100 × 600/300 = 200 kPa
Tekanan akhir 200 kPa.
Kesalahan yang sering terjadiKesalahan paling umum adalah menggunakan suhu dalam Celsius alih-alih Kelvin. Kesalahan lain adalah menerapkan hukum ini pada kondisi yang volumenya juga berubah, padahal hukum ini mengasumsikan volume tetap konstan.
IklanRuang iklan