StoikiometriSMA
Rumus Pereaksi Pembatas
rasio = n/koefisien
Pereaksi dengan rasio mol terhadap koefisien terkecil habis lebih dahulu.
nmol
koefisienangka reaksi setara
Kapan dipakaiKonsep pereaksi pembatas dipakai untuk menentukan zat mana yang akan habis lebih dulu dalam suatu reaksi, sehingga membatasi jumlah produk yang bisa terbentuk, misalnya ketika bahan baku suatu reaksi tidak tersedia dalam jumlah yang tepat sesuai perbandingan koefisiennya. Zat dengan rasio mol per koefisien terkecil adalah pereaksi pembatasnya.
Contoh soal
Reaksi 2H₂ + O₂ → 2H₂O; tersedia 3 mol H₂ dan 2 mol O₂.
- Rasio H₂ = 3/2 = 1,5
- Rasio O₂ = 2/1 = 2
- rasio terkecil milik H₂
H₂ pembatas; air maksimum 2 × 1,5 = 3 mol.
Kesalahan yang sering terjadiKesalahan paling umum adalah membandingkan jumlah mol awal secara langsung tanpa membaginya dengan koefisien masing-masing zat dalam persamaan reaksi setara. Kesalahan lain adalah salah menyimpulkan bahwa zat dengan jumlah mol terkecil selalu menjadi pereaksi pembatas, padahal yang menentukan adalah rasio mol terhadap koefisiennya, bukan jumlah mol itu sendiri.