BilanganSMP
Rumus Perbandingan Berbalik Nilai
x₁ × y₁ = x₂ × y₂
Ketika satu besaran membesar, besaran lain mengecil dengan hasil kali tetap.
x₁,y₁nilai pasangan pertama
x₂,y₂nilai pasangan kedua
Kapan dipakaiPerbandingan berbalik nilai dipakai ketika satu besaran bertambah namun besaran lainnya justru berkurang, misalnya semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu proyek, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan. Konsep ini sering muncul pada soal kecepatan-waktu dan pembagian kerja.
Contoh soal
4 pekerja selesai dalam 6 hari. Cari waktu 8 pekerja dengan produktivitas sama.
- 4 × 6 = 8 × t
- t = 24/8 = 3 hari
Diperlukan 3 hari jika pekerjaan dapat dibagi merata.
Hasil kali kedua besaran harus tetap. Contoh pekerja mengasumsikan produktivitas sama dan pekerjaan dapat dibagi.
Kesalahan yang sering terjadiKesalahan paling umum adalah menerapkan rumus perbandingan senilai (membagi silang) pada situasi berbalik nilai, padahal seharusnya dikalikan silang. Kesalahan lain adalah tidak memeriksa dahulu apakah hubungan kedua besaran memang berbanding terbalik sebelum memilih rumus yang tepat.